on Kamis, 14 April 2011 | 0 komentar
Praktek memerahkan bibir sudah jauh ada sebelum sejarah mampu menuliskan nya. Sejarawan menggali dan menemukan bahwa lipstick berawal sekitar zaman Mesopotamia 5000 tahun yang lalu. Pada saat itu banyak batu-batu semi mulia yang di hancurkan dan serpihan nya di oleskan di bibir sebagai pertanda gender perempuan.

sejarah lipstick di mesir

Mesir pun pernah mencoba memakai perwarna bibir yang diambil dari sari brom, yodium dan algin tapi bahan-bahan tersebut berbahaya dan bisa menyebabkan banyak penyakit jika tertelan. Sejak saat itu pewarna bibir mesir di sebut sebagai “ciuman mematikan”. tapi Cleo parta  mempunyai cara tesendiri, menemukan warna merah nya dengan cara menyiksa kumbang-kumbang. Kumbang-kumbang tersebut akan mengeluarkan cairan merah pada saat tersiksa lalu cairan tersebut ditambahkan sisik ikan sebagai pemberi kilau di bibir.


di masa kerajaan inggris

Di waktu pemerintahan ratu Elizabeth I lipstick menjadi sangat popular. Ratu pun memopulerkan gaya kulit putih kapur dengan lipstick merah darah yang di respon positif oleh masyarakat. Tapi pada tahun 1653 seorang pendeta inggris Thomas Hall menentang penggunaan riasan wajah. Menurut nya merias wajah adalah pekerjaan setan dan hal itu di tanggapi oleh pemerintah inggris pada tahun 1770. Pemerintah inggris mengeluarkan peraturan bahwa perempuan yang memikat lelaki dengan riasan wajah dianggap sebagai penyihir. Pada tahun 1800 di pemerintahan ratu Victoria, sang ratu sendiri berbicara secara terbuka dan menentang peraturan tersebut. 

ratu Victoria
Dan sampai akhir nya lipstick terus berkembang dan masuk ke dunia hiburan serta perfilm-an. yang membuat lipstick banyak di pakai oleh selebriti dan orang ternama sehingga mulai banyak di kenal di berbagai belahan dunia hingga sekarang.

0 komentar:

Posting Komentar